Pengaruh Setan di Diri Kita
Seperti apa bentuk pengaruh setan pada diri manusia itu?
Sebagai gambaran, dapat disampaikan sbb :
Ketika seseorang memikirkan hal tertentu, dia akan mendengar suara dalam pikirannya, sesuai dengan apa yang diucapkannya kemudian. Ini biasa disebut suara hati manusia.
Diantara ajaran yang dipahami dalam syariat islam adalah setiap orang memiliki qarin (setan pendamping) yang membisikkan sesuatu. Setan ini mengeluarkan suara yang serupa dengan suara hati manusia baik dalam intonasi, aksen, hingga bahasa yang dipergunakannya.
Qarin berbicara dan membisikkan sesuatu kepada manusia dalam tiga macam yaitu “pikiran negatif”, “pikiran kotor” dan “ide ketuhanan”. Seseorang akan mendengar suara yang serupa suara hatinya sendiri dan diapun menyakini bahwa hatinyalah yang sedang berbicara dan memunculkan ide. Setan menipu manusia dengan membuat suara itu.
Sebuah penelitian ilmiah yang dilakukan oleh salah satu dokter ahli jiwa terkenal di Inggris, Dr. Andrew Lewis, menyimpulkan ide-ide yang didengar oleh orang sakit jiwa ada tiga macam :
- Pikiran negatif yang membahayakan (harm)
- Pikiran kotor (lust)
- Prasangka yang tidak layak tentang tuhan (Blasphemy)
Kesimpulan dari studi ini serupa 100% (seratus persen) dengan penjelasan AlQuran tentang ide-ide yang dibisikkan setan kepada manusia (Qs. Al-Baqarah {2} : 169)
Setan memerintahkan kalian untuk berbuat buruk, kotor dan mengatakan sesuatu tentang Allah yang kalian tidak ketahui
Pada prinsipnya, ide yang bertentangan dengan petunjuk Allah SWT serta 3 ide diatas bersumber dari setan, bukan dari dalam manusia. Sedangkan timbulnya ide-ide yang berisi petunjuk Allah SWT, seperti membantu orang lain, merupakan kasih sayang dari Allah SWT kepada manusia.
Nah point penting yang ingin saya sampaikan disini adalah …WASPADALAH sobat… suara Qarin serupa dengan suara hati kita sendiri …Waspadalah… setiap pikiran negatif, kotor dan menjurus pada kemusyrikan itu adalah suara Qarin (setan)… bukan suara hati kita!
Mari kita berlindung kepada Allah SWT dari segala gangguan, godaan dan bujukan setan yang terkutuk. ‘Audzubillah himinnas syaitoonir rojim.






